Sabtu, Januari 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
No Result
View All Result
indikraf
No Result
View All Result

Inovasi Kain Kasa Mempercepat Penyembuhan Luka

Redaksi Indikraf by Redaksi Indikraf
5 tahun ago
in Ekbis, Pendidikan, Publik, Terbaru
0
SHARES
125
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dibuat dengan bahan dasar telur Tarantula dan bermotif Batik Nusantara..

Rizki Senna S.

MalangSatu – Setiap kali muncul luka, maka kain kasa selalu dibutuhkan dalam proses pengobatannya.

Namun kali ini ada yang unik dati kain kasa yang bisa dipergunakan untuk penanganan medis, karena kain kasa tersebut memiliki motif batik nusantara.

Keunikan kain kasa buatan lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) ini tak berhenti sebatas motifnya saja, karena kain kasa tersebut dibuat dengan bahan dasar telur Tarantula yang disebut-sebut pula dapat mempercepat proses penyembuhan.

Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam tim Sanitarian Youngest Media Corporation (SIRYM) ini antara lain Rizki Senna S, Ilham Maulana D, Resti Oktaviarni, Yushidayah N S dan Molanika S. yang berhasil menemukan produk kasa terbaru dengan berbahan dasar sarang telur Tarantula.

Penemuan lima mahasiswa UB lintas fakultas ini menurut dosen Pembimbingnya yakni Zulfaidah Penata Gama, merupakan Inovasi yang sangat baik karena bahan pembuatannya juga dari bahan alami, sehingga tidak menimbulkan iritasi atau alergi kulit dan lebih efektif untuk penyembuhan luka.

“Kain Kasa bermotif batik nusantara dari telur Tarantula ini merupakan inovasi terbaru untuk membantu penyembuhan luka dengan lebih cepat dan aman. Kandungan protein yang terdapat dalam sarang telur tarantula dapat membantu mempercepat penyembuhan luka,” ungkap Manajer Utama Tim, Rizki Senna S.

Rizki menambahkan jika penyembuhan luka dengan penggunaan sarang telur Tarantula mengakibatkan adanya peningkatan jumah sel fibroblas, sintesis kolagen, kekuatan tensile, kontraksi luka dan periode epitelisasi.

“Aksi penyembuhan luka terjadi karena kandungan protein yang ada pada sarang telur tarantula, sehingga dapat membantu penyembuhan luka dengan lebih cepat dan aman,” ujar Rizki.

Sarang telur Tarantula selama ini dipandang sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, padahal menurut Rizki, semua sarang telur Tarantula menyimpan berjuta manfaat yang jarang diketahui.

“Kandungan protein fibroin atau fibrinoin yang tinggi membuat sarang telur tarantula mampu membantu mempercepat penghentian darah serta penyembuhan pada luka terbuka,” ujar manajer produksi tim, Yushidah N S.

Sarang telur Tarantula yang diolah menjadi kain kasa tersebut didapat dari hasil pembudidayaan selama dua bulan sebelum sarang telur tarantula dipanen dimana pembudidayaan tersebut dilakukan dengan bekerjasama bersama mitra pecinta atau kolektor Tarantula yang ada di Indonesia. Salah satu mitranya adalah Ming Cu, pemilik sekaligus mitra Tarantula terbesar di Indonesia.

Sementara itu, Ilham Maulana Dandi yang merupakan Manajer Pemasaran Tim SIRYM menyampaikan bahwa produk kasa yang diberi merek KASPRO ini juga memiliki motif batik khas Nusantara yang didesain modis serta memperhatikan cara pemakaian yang praktis dan ekonomis.

“Terdapat dua jenis produk KASPRO, yaitu kasa gulung dan kasa plester yang didesain menarik karena secara khusus kita desain dengan batik khas Nusantara, ya harapannya bisa memperkenalkan batik khas Nusantara juga kepada masyarakat, sehingga bisa menarik konsumen juga,” ungkap Ilham.

Kain Kasa KASPRO ke depan diharapkan dapat menjadi produk kasa unggulan Indonesia dan dapat membantu memperbanyak kerjasama kemitraan dan sektor pasar. (Red)

Artikel ini telah dimuat di AdaDiMalang

Related Posts

Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang

1 bulan ago
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang,Soesetyo priharjanto saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Festival Mbois ke-10 kemarin pagi

Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang

3 bulan ago

Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung

ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

ICCF 2025 Digelar di Malang Raya, Kreativitas Menyatu, Nusantaraya Jadi Simfoni Baru

Digitalisasi Bisnis Jadi Kunci! Indosat Sasar UMKM Malang Agar Cuan Online Meningkat

Next Post

Kulit Pisang Kepok Dikombinasi Dengan Propolis Untuk Mencegah Kebotakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang
  • Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang
  • Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung
  • ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

Kategori

  • Covid-19
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Institusi
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Publik
  • Teknologi
  • Terbaru
  • Tidak Terkategori

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In