Sabtu, Januari 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
No Result
View All Result
indikraf
No Result
View All Result

Warga RW 19 Purwantoro Kian Guyub Dan Kompak Pasca Menerapkan Urban Farming

Redaksi Indikraf by Redaksi Indikraf
6 tahun ago
in Publik, Terbaru
0
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MalangSatu – Pasca pelaksanaan program pembuatan urban farming sebagai ciri khas (icon) yang dimiliki RW 19 Purwantoro (Wonosari) kota Malang, ternyata membawa dampak yang lain bagi masyarakat Wonosari sendiri.

Selain dapat menikmati hasil panenan tanaman sebagai sayur mayur konsumsi keluarga secara gratis, pemandangan yang hijau nan indah dari Taman Garuda yang dipenuhi puluhan jenis tanaman juga dinilai mampu memberikan rasa tentram saat memandangnya.

“Warga jauh lebih dapat guyub dan kompak setelah adanya Taman Garuda ini,” ungkap Ketua RW 19 Purwantoro, Muhammad.

Hal senada juga disampaikan Ketua Kelompok Tani Garuda RW 19 Purwantoro, Hanifah yang menyampaikan keguyuban dan kekompakan warga RW 19 tersebut terbentuk dari semakin seringnya warga RW 19 Purwantoro ini berinteraksi.

“Ya dengan keberadaan urban farming ini maka warga semakin sering beraktivitas bersama di Taman Garuda yang otomatis interaksi antar warga juga semakin sering sehingga terbentuk kesamaan cara pandang dan membentuk kekompakan,” ungkap Hanifah.

Taman Garuda diakui saat ini menjadi salah satu primadona RW 19 Purwantoro (Wonosari) sebagai salah satu icon urban farming warga RW 19 sehingga warga juga memiliki aktivitas baru bercocok tanam, merawat hingga memanen.

Pemandangan bersih dan juga hijau nampak di sepanjang jalan mulai gerbang masuk RW 19 Purwantoro hingga ke pelosok gang karena di depan setiap rumah warga telah ditempati tanaman baik dalam pot ataupun ditanam langsung di depan rumah. Vertical Garden juga nampak menghiasi tembok-tembok kosong yang ada di dalam gang-gang kecil wilayah RW tersebut.

“Kalau sehari saja tidak datang ke Taman Garuda atau merawat tanaman itu warga merasa ada yang kurang, sehingga mereka akhirnya datang ke Taman Garuda dan bertemu serta berinteraksi dengan warga yang lain,” ungkap Hanifah.

“Sekarang jauh lebih mudah berkomunikasi dengan warga dan lebih mudah mudah pula digerakkan untuk menjalankan program RW karena sudah semakin guyub dan kompak,” pungkas Muhammad.

Wilayah RW 19 Purwantoro (Wonosari) ini mulai diminati wisatawan atau pengunjung sehingga beberapa waktu lalu telah menerima kunjungan yang ingin melihat bagaimana urban farming yang dibuat warga RW 19 Purwantoro ini. (Red)

Berita ini telah dimuat di AdaDiMalang

Tags: Kota MalangMalang SatuPurwantoroRW 19RW 19 PurwantoroUrban Farming

Related Posts

Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang

1 bulan ago
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang,Soesetyo priharjanto saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Festival Mbois ke-10 kemarin pagi

Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang

3 bulan ago

Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung

ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

ICCF 2025 Digelar di Malang Raya, Kreativitas Menyatu, Nusantaraya Jadi Simfoni Baru

Digitalisasi Bisnis Jadi Kunci! Indosat Sasar UMKM Malang Agar Cuan Online Meningkat

Next Post

Nestle Bagikan Produk Susu Bear Brand Untuk Perkuat Imun Tubuh Wartawan Selama Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang
  • Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang
  • Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung
  • ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

Kategori

  • Covid-19
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Institusi
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Publik
  • Teknologi
  • Terbaru
  • Tidak Terkategori

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In