MalangSatu – Persoalan skripsi bukanlah suatu hal yang remeh bagi seorang mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Hal tersebut disebabkan skripsi merupakan puncak dari perjuangan mahasiswa tersebut setelah menempuh pendidikan selama empat tahun atau lebih.
Namun dalam kenyataannya, dalam proses pembuatan skripsi ternyata masih banyak mahasiswa yang mengalami kebingungan sehingga makin merasa tertekan dan justru menimbulkan permasalahan yang baru.
Menyadari bahwa masih banyak mahasiswa yang mengalami kebingungan dalam pembuatan skripsi sebagai tugas akhir kuliahnya, tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Malang (Abdimas UM) menggelar seminar secara daring (webinar) yang dikhususkan membahas tema tentang skripsi selama tiga hari pelaksanaan.

Ketua Pelaksana Abdimas UM, Ani Wilujeng Suryani menyampaikan webinar yang mengambil tema ‘Skrip Sweet / Skrip Sht’ ini diikuti lebih dari 800 peserta dari kalangan mahasiswa yang dilaksanakan selama tiga hari (10, 14 dan 15 Juni 2020) dengan menghadirkan lima orang narasumber.
Kegiatan webinar yang dibuka oleh Ketua LPPM Universitas Negeri Malang, Prof. Markus Diantoro ini dilaksanakan juga sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat UM di masa pandemi Covid-19 ini.

“Salah satu tujuan webinar ini untuk memberikan gambaran terkait penelitian kuantitatif serta metode analisis data yang digunakan, juga untuk memberikan langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh peneliti apabila memiliki data yang berdistribusi non normal dan data terdeteksi heteroskedastic ataupun memiliki data yang terdeteksi heteroskedastic dan autokorelasi secara bersamaan,” ungkap Ani Wilujeng Suryani.

Pengenalan dan pemberian gambaran penelitian menggunakan ‘Systematic Review’ dan ‘Analisis Foto’ untuk penelitian serta uji GARCH untuk data penelitian yang mengalami autokorelasi dan heteroskedastic menurut Ani juga disampaikan dalam webinar tersebut mengingat perlu diketahui oleh mahasiswa.
“Webinar ini berlangsung selama tiga hari dan dilaksanakan dengan lima sesi dimana antusiasme peserta begitu tinggi yang dapat dilihat dari jumlah peserta yang cukup tinggi juga dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber,” ungkap perempuan berhijab ini.
“Semoga dengan diselenggarakannya webinar ini akan dapat memberi manfaat bagi para partisipan (mahasiswa) yang sedang menyelesaikan skripsi sehingga dapat lebih cepat mengerjakan dan menyelesaikan tugas akhir mereka sehingga dapat mewujudkan harapan mahasiswa dan orang tua mereka untuk dapat segera lulus dari kuliahnya,” harapnya. (Red)




