Beri pelatihan bagi para aktor Malang Raya secara langsung.
Indikraf – Dengan tujuan mendukung Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) ke-8, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari menggelar Acting Masterclass bertajuk Acting for Film bersama dengan Aktor Film Australian, Carlos Sanson Junior pagi tadi, Senin (27/02/2023).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Content Garage KEK Singhasari tersebut Carlos Sanson Junior membagikan langsung pengalamannya sebagai aktor di berbagai film termasuk metode seni peran dan juga Acting Approach (pendekatan acting) yang efektif.
Masterclass terasa lebih intim setelah lulusan Diploma of Arts (Acting) dari Screenwise tersebut juga memperlihatkan video-video castingnya serta menceritakan perjalanan proses pembuatan film, dari reading hingga sebuah adegan menjadi film layar lebar.
Usai pemberian materi, para peserta yang merupakan aktor dan pelaku teater di Malang Raya ini juga diajak praktik langsung di hadapan Carlos dengan menggunakan dialog dari proyek film terbaru buatan Content Garage KEK Singhasari yang berjudul Es Teh Hangat.
Proyek film Es Teh Hangat yang akan dimulai pada bulan Maret depan ini disutradarai oleh Mahesa Desaga, yang merupakan sebuah film pendek yang mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Malang. Lebih uniknya, Bupati Malang H. Sanusi dan juga Konsul Jendral Fiona Hoggart didapuk untuk ikut tampil dalam beberaga adegan film Es Teh Hangat.
Vicky Arief, dari Content Garage merasa sangat terhormat dengan kehadiran Aktor Film Carlos Sanson Junior di KEK Singhasari.
“Masterclass ini sangat berkesan bagi para peserta yang adalah aktor- aktor dari Malang Raya. Kebanyakan dari aktor-aktor ini tidak mengenyam pendidikan seni peran di Sekolah Seni Peran, tetapi belajar secara otodidak di komunitas-komunitas dimanal mereka tergabung. Acting Masterclass seperti ini sangat bisa mendongkrak kemampuan dan wawasan mereka sebagai aktor Indonesia,” ungkap Vicky Arief.
David Santoso selaku CEO dari KEK Singhasari menambahkan FSAI Acting Masterclass adalah salah satu upaya untuk memperkuat hubungan Australia dan Indonesia melalui industri film.
“Kami melihat kegiatan ini juga menjadi wahana untuk mengenalkan budaya dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Australia,” ujar David Santoso.
Ditemui di sela-sela pemberian materi, salah satu anggota komunitas teaer Malang yakng mengikuti pemberian materi dari Carlos yakni Ismaya Priska Kumala menyampaikan dirinya merasa beruntung dapat mengikuti sesi sharing knowledge tentang akting dengan Carlos secara langsung.
“Banyak ilmu baru yang saya dapatkan di sini apalagi selain materi juga diberi kesempatan praktik langsung setelah materi diberikan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Priska ini. (Red)




