Sabtu, Januari 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
No Result
View All Result
indikraf
No Result
View All Result

Menikmati Sate Rembiga dan Kopi /4 di Rooftop Cap Ombak Besar Kayutangan

Redaksi Indikraf by Redaksi Indikraf
5 tahun ago
in Ekbis, Kuliner, Publik, Terbaru

Suasana Senja di Rooftop Cap Ombak Besar

0
SHARES
95
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MalangSatu – Di kota Malang beberapa waktu yang lalu dihebohkan dengan penutupan kawasan Kayutangan yang dibangun untuk kawasan heritage, dampaknya kemacetan kerap terjadi akibat penutupan jalan.

Kawasan kayutangan heritage dinilai memiliki nilai sejarah dan daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke kota Malang. Namun selain itu, di kawasan Kayutangan kota Malang juga ada satu spot yang layak untuk dicoba dan dikunjungi yakni Cap Ombak Besar.

Mungkin masih asing bagi masyarakat Malang yang belum pernah mampir dan menikmati suasana di Cap Ombak Besar ini. Nampak dari depan seperti warung makan biasa namun bersetting sedikit modern dengan tambahan adanya counter penjualan pulsa dan aksesoris gawai.

Cap Ombak Besar ini menawarkan menu utama berupa Sate Ayam Rembiga khas Lombok yang sepertinya tidak banyak yang menjualnya di kota Malang ini, sementara untuk menu minumannya Cap Ombak Besar ini menawarkan berbagai varian kopi yang langsung diracik oleh seorang Barista berpengalaman.

Memasuki lantai dua, pengunjung akan menemui suasana yang berbeda karena disuguhi suasana kedai kopi modern di dalam bangunan yang umurnya tidak bisa dibilang masih baru.

Mesin pengolah kopi dan meja kursi bernuansa modern ditempatkan dalam ruangan dengan pemandangan jalan Semeru kota Malang dimana brand Kedai Kopi yang disematkan adalah Kopi /4.

“Cap Ombak besar dan Kopi /4 masih satu pemilik sehingga kami mencoba menawarkan kepada para pengunjung untuk merasakan makanan khas Lombok yaitu Sate Ayam Rembiga dengan varian rasa dan kondimen pelengkap lainnya sekaligus dapat merasakan minuman spesialnya yaitu kopi/4 dengan harga yang terjangkau,” ungkap pemilik Kopi /4, Denny Pramaditha.

Proses pembakaran Sate Ayam Rembiga di Cap Ombak Besar Kayutangan Malang

Satu paket menu Sate Ayam Rembiga yang berisi sate ayam Rembiga, nasi atau lontong, plecing kangkung dan toge serta sambal hanya dipatok harga Rp.15.000 – Rp.23.000.

“Dengan menempatkan dua brand di satu tempat dengan produknya yang berbeda, kami mencoba meyakinkan kepada para pengunjung bahwa disatu tempat nongkrong kita dapat menikmati makanan dan minuman yang enak secara sekaligus,” ujar pria berkacamata ini.

Selain Sate Ayam Rembiga yang mungkin masih belum populis bagi masyarakat Malang, juga tersedia menu lainnya seperti Nasi Goreng Rembiga, Mie Kuah Bulaya yang ternyata mendapatkan respon positif oleh para pengunjung yang telah datang ke Cap Ombak Besar.

“Cap Ombak Besar juga menawarkan menu Chicken Katsu dan varian menu lain yang di oleh dari daging Sapi, Ayam dan jamur. Sementara untuk minumannya kopi/4 juga menyediakan varian non kopi bagi pengunjung yang tidak terlalu menyukai kopi.  Kedai Kopi /4 juga menyediakan minuman non kopi juga seperti Red Velvet, Macha, Chocolate dan masih banyak varian lainnya,” ujar Denny Pramaditha menjelaskan.

Sebelum naik ke lantai  tiga, pengunjung juga diberi pilihan tempat nongkrong semi out door di lantai dua bagi para pecinta suasana out door.

Lantai tiga Cap Ombak Besar yang merupakan roof top ini menjadi pilihan utama bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana segar terbuka sembari menikmati indahnya senja atau bintang malam sembari menikmati tegukan Kopi/4 dengan perut kenyang setelah menyantap Sate Ayam Rembiga yang pedas.

Ada beberapa spot yang ditawarkan untuk roof top Cap Ombak Besar sebagai tempat nongkrong untuk ngobrol, bersenda gurau, bermain kartu, mengerjakan tugas hingga melakukan rapat kecil termasuk melakukan swafoto dengan pelbagai spot foto yang tersedia seperti spot pintu kemana saja ala Doraemon.

“Seminggu saya bisa tiga hingga empat kali ke sini karena selain menu dan suasananya, lokasinya yang berada di pusat kota jadi lebih terjangkau saat perjalanan pulang atau menuju ke lokasi lain,” ungkap salah satu pengunjung yakni Aurel.

Aurel mengaku sering menghabiskan waktu di Rooftop Cap Ombak besar untuk melepaskan penat setelah seharian bekerja sambil menikmati sajian Kopi /4 yang dinilai sangat cocok bagi selera dan lidahnya.

Anda belum datang dan menikmati menu dan suasana Cap Ombak Besar? Ayo datang langsung ke Jalan Semeru nomor 16 kota Malang. (Red)

Artikel ini telah dimuat di AdaDiMalang

Tags: AdaDiMalangAgus YuwonoBaristaCap Ombak BesarCoffeeDenny PramadithaEkbisF&BKedai KopiKopiKopi /4KulinerKuliner MalangMalang KulinerSate Rembiga

Related Posts

Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang

1 bulan ago
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang,Soesetyo priharjanto saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Festival Mbois ke-10 kemarin pagi

Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang

3 bulan ago

Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung

ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

ICCF 2025 Digelar di Malang Raya, Kreativitas Menyatu, Nusantaraya Jadi Simfoni Baru

Digitalisasi Bisnis Jadi Kunci! Indosat Sasar UMKM Malang Agar Cuan Online Meningkat

Next Post

The Singhasari Resort Gelar Festival Lebaran Untuk Warga Malang Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang
  • Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang
  • Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung
  • ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

Kategori

  • Covid-19
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Institusi
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Publik
  • Teknologi
  • Terbaru
  • Tidak Terkategori

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In