Sabtu, Januari 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
No Result
View All Result
indikraf
No Result
View All Result

KBP Gelar Riyayan Kupatan

Redaksi Indikraf by Redaksi Indikraf
5 tahun ago
in Publik, Terbaru
KBP Gelar Riyayan Kupatan
0
SHARES
115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MalangSatu – Islam di Jawa kaya dengan tradisi, karena apapun yang berkaitan dengan hari besar akan selalu ada perayaan. Hari Raya Idul Fitri sebagai Hari Besar Islam adalah hari raya terbesar dalam peringatan dan Riyoyo Kupatan juga merupakan salah satu rangkaian perayaannya.

Riyoyo Kupatan sebagai salah satu ajaran Sunan Kalijaga sampai saat ini masih lestari terselenggara dimana-mana meski telah mengalami penurunan dan pergeseran pelaksanaan. Riyoyo Kupatan umumnya diselengarakan H+7 bulan Syawal Tahun Hijriyah.

“Makna lebaran adalah selesai, selesai menjalankan ibadah puasa, maka setelah selesai kita semua wajib meleburkan dosa dosa (leburan) kita dengan saling maaf memaafkan,” ungkap Isa Wahyudi.

Melestarikan tradisi usai melaksanakan ibadah puasa Ramadan, Kampung Budaya Polowijen (KBP) Malang menggelar acara perayaan Riyayan Kupatan hari Rabu Malam kemarin (19/05/2021).

“Kita juga dapat saling meluberkan rizki kita dengan saling berbagi (luberan) makanan atau memberikan sesuatu pada saudara, kerabat, teman sehingga kita bisa melaburkan diri kita (laburan) mensucikan diri kembali ke putih maknanya bersih,” ungkap pria yang akrab disapa Ki Demang yang menjadi Penggagas KBP dalam sambutannya.

Ki Demang Isa Wahyudi, Penggagas Kampung Budaya Polowijen

Ki Demang dalam sambutannya juga mengungkapkan filosofi kupatan yang diambil dari bahasa arab kaffatan dan lidah orang jawa menyebutnya kupatan yang memiliki arti kesempurnaan.

“Kesempurnaan manusia apabila saling maaf-memaafkan, saling berbagi dan memberi serta saling menjalin silaturahmi. Makna simbolis lain ketupat kenapa memakai janur kuning agar kembali bersinar seperti Nur Muhammad. Ketupat dibuat dengan melilitkan janur satu dengan yang lain dengan maksud terjalin tali silaturahmi serta bersudut empat dan lima yang berati kiblat papat tengah pancer dan memakai beras dan ketan agar badan ini waras dalam ikatan,” ungkap Ki Demang.

Persiapan Riyayan Kupatan di KBP dilaksanakan satu hari sebelumnya dimana warga bersama-sama merangkai ketupat dan sebelum pelaksanaan riyayan warga menabuh gamelan dimana acara dimulai dengan tembang mocopat dan di buka dengan Tari Beskalan.

Fitria Noverita dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang

Nampak hadir dalam kegiatan kali ini adalaha Kabid Destinasi Pengembangan Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, Fitria Noverita yang memberikan apresiasi pada Riyayan Kupatan KBP.

“Kami bangga karena KBP satu-satunya kampung wisata berbasis budaya yang paling aktif uri uri tradisi budaya karena ini merupakan atraksi wisata budaya” ungkap Fitria Noverita. (Red)

Artikel ini telah dimuat di AdaDiMalang

Tags: BudayaDisporapar Kota MalangFitria NoveritaIsa WahyudiKampung Budaya PolowijenKampung TematikKBPKi DemangKota MalangKupatanMalangMalang RayaPariwisataRiyayanRiyayan KupatanSeniSeni BudayaWisata

Related Posts

Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang

1 bulan ago
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang,Soesetyo priharjanto saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Festival Mbois ke-10 kemarin pagi

Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang

3 bulan ago

Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung

ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

ICCF 2025 Digelar di Malang Raya, Kreativitas Menyatu, Nusantaraya Jadi Simfoni Baru

Digitalisasi Bisnis Jadi Kunci! Indosat Sasar UMKM Malang Agar Cuan Online Meningkat

Next Post

Kota Malang Dinilai Sudah Siap Menjalankan OSS RBA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang
  • Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang
  • Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung
  • ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

Kategori

  • Covid-19
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Institusi
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Publik
  • Teknologi
  • Terbaru
  • Tidak Terkategori

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In