Sabtu, Januari 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
No Result
View All Result
indikraf
No Result
View All Result

Jembatan Pulosari Dibersihkan Para Pemerhati Cagar Budaya Kota Malang

Redaksi Indikraf by Redaksi Indikraf
5 tahun ago
in Publik, Terbaru
Upacara Bendera Peringatan Hari Kemerdekaan RI Di Balaikota Malang
0
SHARES
68
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Peduli Cagar Budaya Jembatan Pulosari, Tamasja Tourism Center Ajak Bersih Bersih

MalangSatu – Kondisi memprihatinkan Jembatan Pulosari yang berada di Jalan Kawi Atas memantik Tamasja Tourism Center. Jembatan yang menjadi penghubung antara Jalan Kawi dan Dieng ini memang suram, dengan tembok yang sudah kusam dan pilar jembatan yang tak terawat.

Tamasja Tourism Center menggandeng berbagai pihak diantaranya Volunteer Cagar Budaya, Paguyuban Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), Malang Heritage Community dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) bahu membahu untuk mempercantik jembatan ini. Pengecatan yang dilakukan secara gotong-royong dan untuk segala fasilitas dibatntu oleh Corporate Social Responsibility (CSR).

Kegiatan positif ini menarik perhatian anggota Dewan Perwakilan Daerah Kota Malang, Ahmad Fuad Rahmad yang secara spontan datang ke lokasi.

“Kegiatan ini sangat positif dan kami sangat mengapresiasi. Bersih-bersih cagar budaya jangan hanya berhenti di tempat ini saja tapi harus berkelanjutan dan konsisten” ungkap anggota Komisi C ini saat menghadiri kegiatan. Minggu (09/08/2020).

Pria berkacamata ini pun berharap kepedulian terhadap cagar budaya tidak hanya dilakukan oleh komunitas saja namun juga dapat dilaksanakan oleh masyarakat dan tentu saja Pemerintah.

Hal senada diungkapkan oleh Seketaris Tim Ahli Cagar Budaya, Agung H Buana bahwa kegiatan serupa akan tetap dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap bangunan lama dan upaya mempercantik Kota Malang.

Usai kegiatan, acara dilanjut ramah tamah di Fendi’s Homestay yang juga merupakan pendukung kegiatan. Suasana adem begitu terasa saat memasuki rumah yang masih orisinil ini. Tak mengherankan pasalnya R. Panji Efendi Suryo Saputro sang pemilik menata arsitektur bangunan dengan begitu apik dengan interior yang klasik dan bernilai seni.

“Rumah Fendi’s ini belum pernah dilakukan pemugaran, masih orisinil. Hanya ada beberapa tambahan bangunan karena kebutuhan dan bangunan ini sudah masuk cagar budaya” ungkap Budi Fathoni, Dosen Arsitektur Institut Teknologi Nasional ini menjelaskan.

Pria yang gemar mengenakan topi Kolonial ini sehingga akrab dipanggil Meener inipun pemerhati Cagar Budaya. Tidak berlebihan jika ia kadang marah apabila pemilik rumah cagar budaya membongkar rumah tanpa sesuai prosedur.

“Semoga kegiatan bersih-bersih cagar budaya ini menjadi racun dan candu positif mempertahankan heritage yang mulai terlupa,” ungkap Budi Fathoni.

Jembatan Pulosari dibangun pada medio 1920 hingga 1930 bagian bawah difungsikan sebagai lori yang menuju ke Kebon Agung. Bisa dikatakan jembatan ini merupakan heritage yakni sebagai suatu warisan masa lalu yang saat ini masih digunakan. Di bawah jembatan terdapat dam dimana airnya mengering karena musim kemarau. Namun saat musim penghujan tiba dam ini tidak mampu menahan debit air sehingga terjadi banjir. Ironi, mengingat Kota Malang adalah dataran tinggi. (Red)

Berita ini telah dimuat di AdaDiMalang

Related Posts

Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang

1 bulan ago
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang,Soesetyo priharjanto saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Festival Mbois ke-10 kemarin pagi

Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang

3 bulan ago

Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung

ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

ICCF 2025 Digelar di Malang Raya, Kreativitas Menyatu, Nusantaraya Jadi Simfoni Baru

Digitalisasi Bisnis Jadi Kunci! Indosat Sasar UMKM Malang Agar Cuan Online Meningkat

Next Post
Prajurit Kodim 0833 Dilatih Teknis Teritorial Lagi

Prajurit Kodim 0833 Dilatih Teknis Teritorial Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang
  • Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang
  • Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung
  • ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

Kategori

  • Covid-19
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Institusi
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Publik
  • Teknologi
  • Terbaru
  • Tidak Terkategori

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In