Sabtu, Januari 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
No Result
View All Result
indikraf
No Result
View All Result

Inovasi Daur Ulang Sampah Organik Memanfaatkan Maggot Black Soldier Fly

Redaksi Indikraf by Redaksi Indikraf
5 tahun ago
in Pendidikan, Publik, Terbaru
Inovasi Daur Ulang Sampah Organik Memanfaatkan Maggot Black Soldier Fly
0
SHARES
108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MalangSatu – Bertujuan dapat mengurangi jumlah sampah organik yang ada di SMPN 22 Kota Malang, 6 orang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menciptakan inovasi daur ulang sampah organik dengan lebih cepat.

Tim mahasiswa yang diketuai Annis Safira Nur Aulia dan beranggotakan Femi Tasani, Muhammad Zainurrahman, I Wayan Wira Yuda, Mila Afidah Rahmah dan Abdul Mudjib Sulaiman Wahid ini berinovasi dengan menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai pendaur ulang alami sampah organik.

Black Soldier Fly (BSF) tersebut dinilai memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi bahkan dalam kondisi yang tidak menguntungkan.

“Larva ini memiliki dua fase major, yaitu fase lalat dan fase maggot. Fase maggot inilah yang berperan sebagai pendaur ulang sampah,” ungkap Annis Safira Nur Aulia.

Bersama dengan anggota ekstrakurikuler Tanaman Organik SMPN 22 Malang, maggot Black Soldier Fly dikembangkan sebagai pengurai sampah organik sekaligus media pembelajaran siswa. Meski demikian muncul persoalan berupa banyak imago lalat yang mati dan pupa yang tidak berkembang.

“Kami membuat sistem yang dapat memperkecil kemungkinan mortalitas maggot. Pengaturan suhu, kelembapan dan cahaya menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan selain pengecekkan jenis dan jumlah pakan maggot,” kata Annis Safira.

Tim mahasiswa Universitas Brawijaya ini melakukan sosialisasi tentang bagaimana cara budidaya maggot yang baik agar menghasilkan pupuk kompos yang maksimal secara daring yang diikuti oleh 8 orang peserta termasuj pembina ekskul Tanaman Organik SMPN 22 kota Malang hari Senin (14/09/2020) lalu.

“Kami senang, teman-teman SMPN 22 Malang sangat antusias dalam kegiatan sosialisasi. Mereka aktif bertanya tentang seluk beluk maggot,” kata salah satu perwakilan tim Annis.

Demi mensukseskan budidaya maggot tersebut, tim juga membuat buku pedoman budidaya maggot dan aplikasi BLAЄK PINTER dimana dengan aplikasi teraebut maka jumlah kematian maggot dapat ditekan.

“Aplikasi ini memuat update suhu dan kelembapan di sekitar kandang maggot. Ada juga, perhitungan jumlah pakan dan maggot, kalender fase, video tutorial dan buku pedoman,” kata mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Annis juga menambahkan jika program ini akan terus berlanjut dan berkembang untuk mencapai target maggot yang melimpah dan menghasilkan kompos yang berkualitas.

Tidak hanya sebagai dekomposer, maggot bisa dijadikan sebagai alternatif pakan ternak burung dan ikan karena maggot mengandung 35 % protein dan 30% lemak kasar yang baik untuk pertumbuhan ternak. (Red)

Artikel ini telah dimuat di AdaDiMalang

Related Posts

Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang

1 bulan ago
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang,Soesetyo priharjanto saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Festival Mbois ke-10 kemarin pagi

Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang

3 bulan ago

Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung

ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

ICCF 2025 Digelar di Malang Raya, Kreativitas Menyatu, Nusantaraya Jadi Simfoni Baru

Digitalisasi Bisnis Jadi Kunci! Indosat Sasar UMKM Malang Agar Cuan Online Meningkat

Next Post
Personel Kodim 0833 Kota Malang Kembali Ikut Laksanakan Operasi Yustisi

Personel Kodim 0833 Kota Malang Kembali Ikut Laksanakan Operasi Yustisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang
  • Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang
  • Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung
  • ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

Kategori

  • Covid-19
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Institusi
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Publik
  • Teknologi
  • Terbaru
  • Tidak Terkategori

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In