Sabtu, Januari 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
INDIKRAF
  • Publik
  • Institusi
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Politik
  • Nasional
  • Dunia
No Result
View All Result
indikraf
No Result
View All Result

Fakultas Hukum Brawijaya menangkan Hibah OKP dari NUFFIC Sebesar Rp.1,2 miliar

Redaksi Indikraf by Redaksi Indikraf
4 tahun ago
in Pendidikan, Publik, Terbaru
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indikraf – Bekerja sama dengan Van Vollenhoven Institute (VVI) Leiden, Law School, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) memenangkan hibah Orange Knowlegde Program (OKP) NUFFIC sebesar 75 ribu euro atau setara Rp 1,2 milyar.

Proposal program hibah yang didanai oleh Kementerian Luar Negeri Belanda ini diajukan oleh Pusat Pengembangan Studi Sosio Legal (PPSL) FH UB terkait pelatihan tingkat lanjut Sosio-Legal untuk akademisi dan peneliti hukum.

Proposal yang diajukan tersebut berhasil menyisihkan puluhan proposal dari berbagai negara berkembang yang diajukan kepada NUFFIC.

Terkait keberhasilan mendapatkan dana hibah tersebut, Dekan FH UB yakni Dr. Muchamad Ali Safaat menyambut baik keberhasilan PSSL tersebut karena dapat memacu semangat civitas FH UB dalam melakukan kolaborasi internasional.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan program kerja utama Fakultas Hukum UB dalam melakukan internasionalisasi pendidikan hukum di lingkungan Universitas Brawijaya,” ungkap Dekan FH UB.

Sementara itu, Ketua PPSL FH UB yakni Fachrizal Afandi, PhD menjelaskan bahwa pelatihan Sosio-Legal yang akan diselenggarakan PPSL FH UB ini akan menggandeng Asosiasi Studi Sosio-legal Indoenesia (ASSLESI) dalam bentuk Training for Trainers (ToT) untuk membangun kapasitas sekelompok kecil profesional di lingkungan kampus.

“Sasaran utama dari pelatihan ini adalah para dosen yang mengajar mata kuliah Sosio Legal seperti Antropologi Hukum, Sosiologi Hukum, Politik Hukum, Kriminologi dan juga dosen hukum yang tertarik mengintegrasikan pendekatan semacam tersebut dalam mata kuliah doktrinal mereka,” ungkap Fachrizal Afandi.

Peneliti senior Van Vollenhoven Institute (VVI), Jacqueline Vel mengatakan saat ini minat pada pendekatan sosio-legal untuk studi, pengajaran dan penerapan hukum di Indonesia sedang meningkat.

“Salah satunya disebabkan karena pengetahuan yang dihasilkan dari pendekatan ini menjadi kunci untuk mempertahankan dan melindungi prinsip supremasi hukum (rule of law),” .

Menurut Jacqueline Vel, para ahli hukum yang memahami isu-isu sosio-legal seperti bagaimana hukum beroperasi dalam praktik, bagaimana hukum itu tertanam secara institusional dan apa ancaman utama terhadap fondasi institusional negara hukum memainkan peran sentral dalam memperjuangkan supremasi hukum masih belum menemukan model yang tepat untuk pengajaran sosio-legal yang mereka lakukan.

“Oleh karena itu, melalui pelatihan ToT sosio-legal selama setahun itu diharapkan akan menghasilkan model dan orang-orang yang siap untuk melakukan penelitian dan pembelajaran sosio-legal secara masif,” pungkas Jacqueline Vel.

Rencananya program ToT tersebut dilaksanakan mulai 1 April 2022 hingga 31 Maret 2023. (Red)

Artikel iuni telah dimuat di AdaDiMalang

Tags: Berita AgusBerita PendidikanDana HibahFachrizal AfandiFakultas HukumFakultas Hukum Universitas BrawijayaFH UBFHUBHibahIndikrafJacqueline VelKota MalangLeiden Law SchoolMalangMalang RayaMuchamad Ali SafaatNUFFICOKPOrange Knowlegde ProgramPendidikanPSSLPSSL FHUBUBUniversitas BrawijayaVan Vollenhoven InstituteVVI

Related Posts

Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang

1 bulan ago
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang,Soesetyo priharjanto saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Festival Mbois ke-10 kemarin pagi

Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang

3 bulan ago

Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung

ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

ICCF 2025 Digelar di Malang Raya, Kreativitas Menyatu, Nusantaraya Jadi Simfoni Baru

Digitalisasi Bisnis Jadi Kunci! Indosat Sasar UMKM Malang Agar Cuan Online Meningkat

Next Post
Wali Kota Malang bersama Ketua DPRD Kota Malang meninjau Pameran Lukisan

Pameran Lukisan Asta Citra Perupa Malang Art Di Gedung DPRD Kota Malang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Strategi City Branding Pasca Pengakuan UNESCO, Mahasiswa Universitas Bakrie Bedah Potensi Media Arts Kota Malang
  • Begini Kata Regional CEO BNI Tentang Festival Mbois X di Kota Malang
  • Festival Mbois Ke-10 Resmi Dibuka, Malang Rayakan “Lebaran Ekraf” dengan Ribuan Pengunjung
  • ICCN & ICCF 2025 Gelar Pra-Konferensi “Road to ICCF 2025”

Kategori

  • Covid-19
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Institusi
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Publik
  • Teknologi
  • Terbaru
  • Tidak Terkategori

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2022 - 2025 INDIKRAF - Indonesia Industri Kreatif News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In