Kota Malang – Dilaksanakan selama dua hari sejak hari Jumat kemarin (01/09/2023), kegiatan Ekspo Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh SMAK Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang dikunjungi hingga lebih dari dua ribu pengunjung.
Demikian disampaikan Ketua Ekspo Perguruan Tinggi XXV SMAK Kosayu Malang, Margaretha Dea Innecensia yang menyampaikan bahwa jumlah perguruan tinggi dan biro yang mengikuti Ekspo Perguruan Tinggi ke-25 di tahun 2023 ini jumlahnya sebanyak 70 institusi pendidikan.
“Jumlah peserta ekspo perguruan tinggi kali ini sama dengan tahun lalu yakni 70 perguruan tinggi, meski demikian animo pengunjung jauh lebih banyak di tahun ini yang mencapai lebih dari dua ribu orang,” ujar perempuan berkacamata ini.
Menurut Dea meningkatnya jumlah pengunjung Ekspo Perguruan Tinggi ke-25 di SMAK Kosayu Malang salah satunya karena ada perwakilan dari 14 sekolah di Kota Malang yang juga turut hadir dalam Ekspo Perguruan Tinggi SMAK Kosayu Malang ini.
“Setidaknya ada perwakilan siswa dan guru dari 14 sekolah di kota Malang baik SMA, SMK, MA baik sekolah negeri maupun swasta, dimana jumlah ini lebih banyak daripada tahun lalu yang jumlahnya mencapai 10 sekolah di luar SMAK Kosayu Malang,” ungkap Dea.

Dua ribu lebih pengunjung yang menghadiri Ekspo Perguruan Tinggi di gedung GSG SMAK Kosayu Malang ini antara lain berasal dari siswa kelas X, XI dan XII SMAK Kosayu Malang, guru dan siswa dari 14 sekolah di Kota Malang serta orang tua siswa yang juga turut hadir.
“Salah satu yang menyebabkan animo pengunjung Ekspo Perguruan Tinggi SMAK Kosayu Malang itu salah satunya karena SMAK Kosayu Malang ini konsisten melaksanakan Ekspo Perguruan Tinggi setiap tahun hingga tahun ke-25 kali ini,” ungkap Dea.
Dengan pelaksanaan Ekspo Perguruan Tinggi oleh SMAK Kosayu Malang tersebut Dea berharap dapat memberikan manfaat kepada para siswa berbagai sekolah yang ada di Kota Malang ini.
Ekspo Perguruan Tinggi SMAK Kosayu di tahun 2023 ini merupakan pelaksanaan ke-25 tahun dimana menurut Ketua Umum Ekspo tahun 2023 SMAK Kosayu Agustinus Yohan Kristian terdapat animo yang lebih dari para siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Paska pandemi Covid-19 memang ada tantangan tersendiri dalam pelaksanaan Ekspo Perguruan Tinggi dimana animo para peserta ekspo dan juga para siswa terasa jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Yohan. (Red)




