Hadirkan pemateri dari internal FEB UM dan juga pemateri dari luar negeri.
Indikraf Pendidikan – Menjadi seorang mahasiswa tentunya akan sangat berbeda saat masih menjadi seorang siswa SMA. Menyadari hal tersebut perlu proses adaptasi dan juga perubahan pola pikir, culture dan juga pola pembelajaran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (FEB UM) menggelar Studium Generale yang diikuti seluruh mahasiswa barunya angkatan tahun 2022 ini.
Studium Generale yang dilaksanakan di Graha Cakrawala UM kali ini menghadirkan Wakil Dekan II FEB UM Dr. Puji Handayati, S.E., Ak., M.M., CA., CMA., Prof. Dr. Rosmiza Binti Haji Bidin dari Universitas Putra Malaysia dan Dr. Shadi Alhaleh dari Palestina sebagai pemateri kegiatan yang mengambil tema ‘Nurturing Academic Life : Strengthening Business Research Environment or Wider Contribution’ ini.
“Kegiatan Studium Generale ini merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis ke-68 Universitas Negeri Malang (UM) sekaligus Dies Natalis FEB UM tahun 2022 dimana kita laksanakan ini karena kita ingin memberikan wawasan yang lebih luas kepada para mahasiswa baru angkatan tahun 2022 untuk dapat lebih mengenal lebih luas bagaimana strategi pembelajaran menjadi orang sukses sesuai karakter yang ada di UM,” ungkap Puji Handayati.
Dengan mengundang dua narasumber asing, Puji berharap para mahasiswa baru FEB UM secara listening dan notif langsung dari para pembicara asing sehingga dapat menerima hal baru termasuk model pembelajaran di luar negeri.
“Ada perbedaan culture dan model pembelajaran setelah menjadi seorang mahasiswa sehingga saya memberikan materi terkait bagaimana menjadi mahasiswa yang sukses dengan adaptasi pada berbagai perubahan model pembelajaran dan budaya sebagai mahasiswa. Kita berikan tips dan trick serta kompetensi sejak dini atau saat masih mahasiswa baru sebelum tterjun lebih jauh sebagai mahasiswa. Sehingga saat semakin dalam akan semakin mudah mengadaptasi perubahan yang ada, dan sukses menjalani pendidikannya,” ungkap Puji Handayati.
Para mahasiswa baru FEB UM nampak sangat antusias mengikuti Studium Generale tersebut. Salah satunya adalah Dita Novitasari yang merasa senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang karena baru pertama ini menjadi seorang mahasiswa di UM, kemudian Studium Generale ini merupakan yang pertama kali kami ikuti sebagai seorang mahasiswa baru di FEB UM ini. Semoga kegiatan seperti ini akan dapat sering dilaksanakan untuk dapat menambah wawasan kami sebagai mahasiswa baru,” ungkap Dita.

Ditemui sebelum membuka kegiatan Studium Generale tersebut, Dekan FEB UM, Dr. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si., Ak.,CA. menyampaikan kegiatan Studium generale tersebut juga merupakan bagian dari internasionalisasi UM termasuk internasionalisasi FEB UM.
“UM saat ini fokus utamanya adalah internasionalisasi sehingga berbagai aktivitas yang dilakukan oleh kampus termasuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini bagaimana masing-masing fakultas menginternasionalisasikan fakultasnya. Salah satunya kita mengadakan Studium Generale ini dengan menghadirkan pemateri dari luar negeri,” ungkap Cipto Wardoyo.
Kehadiran Prof. Dr. Rosmiza Binti Haji Bidin dari Universitas Putra Malaysia tersebut menurut Cipto adalah upaya mengoptimalkan kehadiran Rosmiza yang saat ini tengah berada di UM untuk menunggu pengukuhan sebagai Adjunct Profesor UM yang akan dilaksanakan tanggal 29 September 2022 mendatang.
“Ada sekitar 35 hingga 40 orang Adjunct Profesor dari luar negeri yang akan dijadikan profesor kehormatan UM dimana rencananya pada tanggal 29 September 2022 akan dikukuhkan di UM. Untuk FEB ini kebagian empat Adjunct Profesor, salah satunya adalah Rosmiza Binti Haji Bidin yang kita optimalkan menjadi pemateri Studium Generale hari ini,” ujar Cipto Wardoyo. (Red)




